Pengembangan
Media Pembelajaran Pendidikan Kimia Berbasis Android
Saat ini perkembangan teknologi
tengah memasuki era baru yakni era informasi. Era ini ditandai dengan semakin
terbukanya akses informasi di segala bidang yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.
Salah satu hal utama yang memfasilitasi abad informasi yaitu smartphone. Smartphone
terus berkembang dengan cepat dan tak memiliki tanda-tanda akan segera surut. Dari
berbagai macam program yang digunakan dalam smartphone, android menempati
urutan pertama pangsa pasar smartphone di indonesia yaitu sebesar 56,13% per
periode Juli 2013 - Juli 2014 (statcounter.com, 2014).
Kukikulum 2013 mengamanatkan
integrasi TI dalam pembelajaran. Salah satu bentuk pengintegrasian TI adalah
pemanfaatan smartphone dalam pembelajaran. Smartphone merupakan alat elektronik
yang paling luas digunakan dewasa ini, namun masih sedikit pemanfaatannya dalam
dunia pendidikan. Pengembangan media pembelajaran berbasis Android ini sejalan
dengan tuntutan Kurikulum 2013. Salah satu perubahan yang ada di Kurikulum 2013
adalah terintegrasinya Teknologi Informasi (TI) ke dalam semua mata pelajaran.
TI tidak lagi berdiri sendiri sebagai mata pelajaran namun berperan sebagai
sarana bagi semua mata pelajaran yang lain. Hal ini berarti bahwa penggunaan TI
secara masif dan tepat-guna harus dimulai oleh guru di berbagai bidang mata
pelajaran, termasuk mata pelajaran kimia. Dengan dikembangkannya media
pembelajaran yang memanfaatkan perangkat mobile artinya siswa akan dapat mengakses
dan belajar di manapun dan kapanpun. Hal ini berarti siswa akan semakin
berperan aktif dalam pembelajaran sesuai dengan amanat pembelajaran di Kurikulum
2013 yang menekankan siswa sebagai pusat pembelajaran.
Menurut saya, media pembelajaran
kimia berbasis android merupakan media pembelajaran alternatif yang memiliki
karakteristik yang unik, yaitu dapat digunakan di mana saja dan kapan saja, didukung
dengan visualisasi yang menarik. Peserta didik dapat belajar secara tidak
langsung, yaitu aktif berinteraksi dengan menggunakan media atau sumber belajar
lain, sehingga proses belajar dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Media
pembelajaran ini bukan semata-mata untuk menggantikan pembelajaran
konvensional, namun sebagai pelengkap aktivitas peserta didik untuk memudahkan
dalam belajar penggunaan media berupa web applications dapat meningkatkan
motivasi dan performance peserta didik mengingat penggunaan Information and
Communication Technology (ICT) yang cukup pesat di bidang pendidikan. Media
pembelajaran yang digunakan pendidik selama ini hanya bersifat informatif tanpa
memperhatikan daya tarik peserta didik, sehingga diperlukan media pembelajaran
mandiri yang lebih menarik bagi peserta didik. Konsep kimia yang abstrak
membuat peserta didik kurang termotivasi dan dapat mempengaruhi prestasi
kognitif peserta didik. Kimia merupakan ilmu yang mencari jawaban atas apa,
mengapa, dan bagaimana gejala alam yang berkaitan dengan komposisi, struktur
dan sifat, perubahan, dinamika, dan energetika zat.
Oleh karena itu, mata pelajaran
kimia di SMA mempelajari segala sesuatu tentang zat yang meliputi komposisi,
struktur dan sifat, perubahan, dinamika, dan energetika zat yang melibatkan
keterampilan dan penalaran. Sebanyak dua aspek yang berkaitan dengan kimia yang
tidak bisa dipisahkan, yaitu kimia sebagai produk (pengetahuan kimia yang
berupa fakta, konsep, prinsip, hukum, dan teori), serta kimia sebagai proses,
yaitu kerja ilmiah media pembelajaran kimia berbasis android dapat digunakan
sebagai alternatif media pembelajaran kimia yang dapat meningkatkan motivasi
belajar dan prestasi kognitif peserta didik SMA. Kelebihan yang menonjol dari
media pembelajaran berbasis android ini adalah keluwesannya untuk dapat
digunakan di mana saja dan kapan saja tanpa terikat ruang dan waktu. Kelebihan
ini didukung oleh perangkat android yang ukurannya kecil, ringan, dan mudah
dibawa kemana saja. Selain itu, dengan adanya media pembelajaran berbasis
android ini dapat meningkatkan pemanfatan perangkat mobile atau tablet sebagai
media belajar untuk peserta didik.
Berdasarkan pemaparan diatas, dapat
ditarik kesimpulan media pembelajaran kimia berbasis android telah dikembangkan
berdasarkan tahapan secara ilmiah dengan karakteristik, yaitu visualisasi yang
menarik, praktis dan fleksibel, serta memiliki evaluasi soal yang variatif,
sehingga peserta didik dapat mengulang materi secara mandiri tanpa terikat
waktu dan tempat, yang mampu meningkatkan daya ingat peserta didik terhadap materi;
(2) media pembelajaran kimia berbasis android pada materi larutan penyangga dan
hidrolisis yang telah dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran ditinjau
dari aspek penilaian materi termasuk dalam kriteria baik, aspek penilaian media
berkriteria sangat baik dan hasil uji coba peserta didik termasuk dalam kategori
sangat baik; (3) terdapat peningkatan motivasi belajar dan prestasi kognitif
antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan media pembelajaran
kimia berbasis android dengan pembelajaran konvensional.
Saya juga memiliki pengalaman dalam
menggunakan aplikasi android berkaitan dengan materi kimia pada saat
mircroteaching mata kuliah PPL – 1, aplikasi tersebut dibuat oleh teman saya
sendiri. Di dalam aplikasi tersebut terdapat pemaparan materi secara tertulis,
secara video penjelasan dan juga soal-soal latihan. Pada soal-soal latihan
sangat menarik karena pada akhir setelah selesai menjawab soal-soal akan ada
skor yang kita peroleh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar